"Sebuah refleksi kritis tentang jebakan gig economy dan bagaimana prinsip kepemilikan bersama ala Mohammad Hatta menawarkan solusi keadilan ekonomi masa depan."
Di tengah maraknya ekonomi digital yang serba cepat, seringkali kita terjebak dalam kompetisi tanpa batas yang menguntungkan segelintir konglomerasi platform. Mohammad Hatta sejak awal telah mengingatkan bahwa persaingan bebas tanpa rem akan menindas yang lemah.
Prinsip koperasi—yakni usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan—sebenarnya adalah prototipe dari sistem desentralisasi dan kepemilikan kolektif yang kini kembali dicari oleh generasi muda global. Pemuda hari ini harus berani merancang model bisnis kooperatif yang berkeadilan.
S
Siti Nurhaliza
Kader Hatta Muda • Angkatan I (2024)Fokus pada diplomasi pemuda dan implementasi SDGs nomor 4 dan 8 di wilayah Indonesia Timur.
Bagikan Tulisan Ini:
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pandangan.